Tuesday, November 29, 2011

Wi-Fi (Wireless Fidelity)

---------------------------------------------------------------------------------

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu komplotan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.



Dalam jaringan Wi-Fi, komputer dengan kartu jaringan wifi terhubung tanpa kabel ke router nirkabel. Router tersambung ke Internet melalui modem, biasanya kabel atau modem DSL. Setiap pengguna dalam jarak 200 kaki atau lebih (sekitar 61 meter) dari titik akses kemudian dapat terhubung ke Internet, meskipun untuk kecepatan transfer yang baik, jarak 100 kaki (30,5 meter) atau kurang lebih baik. Pengecer juga menjual penguat sinyal wireless yang memperpanjang jangkauan jaringan nirkabel.

Wifi jaringan dapat menjadi “open”, sehingga siapapun dapat menggunakannya, atau “closed”, dalam hal ini dibutuhkan password. Area yang diselimuti akses nirkabel ini sering disebut area hotspot nirkabel.

Wifi menggunakan teknologi radio untuk komunikasi, biasanya beroperasi pada frekuensi 2.4GHz. Elektronik yang “WiFi Certified” terjamin interoperate satu sama lain tanpa mengenal merek. Wifi adalah teknologi yang dirancang untuk memenuhi sistem komputasi ringan masa depan dengan mengkonsumsi daya minimal. PDA, laptop, dan berbagai aksesoris dirancang untuk wifi-kompatibel. Bahkan ada ponsel dalam pengembangan yang akan beralih mulus dari jaringan selular ke jaringan wifi tanpa mengabaikan panggilan masuk.

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:

*802.11a
*802.11b
*802.11g
*802.11n

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan izin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:

- Channel 1 - 2,412 MHz;
- Channel 2 - 2,417 MHz;
- Channel 3 - 2,422 MHz;
- Channel 4 - 2,427 MHz;
- Channel 5 - 2,432 MHz;
- Channel 6 - 2,437 MHz;
- Channel 7 - 2,442 MHz;
- Channel 8 - 2,447 MHz;
- Channel 9 - 2,452 MHz;
- Channel 10 - 2,457 MHz;
- Channel 11 - 2,462 MHz

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.


Wi-fi Hardware

Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa :

- PCI
- USB
- PCMCIA
- Compact Flash



Mode Akses Koneksi Wi-fi

Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu :

1.Ad-Hoc
Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point

2.Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

Saturday, November 26, 2011

Penggunaan PC Sebagai Router Untuk Dua Jaringan

____________________________________________________________________________________________________________________



Pertama2 untuk server internet nya aku jadiin router untuk LAN aku caranya ya Koneksi internet aku sahare terus gua coba di client oke dech :)

Server Internet Lan Card
IP : xxx.xxx.xxx.xxx
SM : xxx.xxx.xxx.xxx
Getway :xxx.xxx.xxx.xxx
DNS : xxx.xxx.xxx.xxx
DNS 2 : xxx.xxx.xxx.xxx

dan jangan lupa share in di propertis, advance

Di dapat dari ISP atau provider anda :)

nah buat SERVER Intranet Lan Card

IP : 192.168.1.1
SM : 255.255.255.0
untuk getway,dns kosongin aja :)

nah di komputer client

IP : 192.168.1.xxx ( ingat 2-254 ) tidak boleh ada no yang sama untuk komputer. oke :)
Sm : 255.255.255.0
Getway : 192.168.1.1
DNS : 192.168.1.1

so koneksi oke dech

terus buat notebook aq aku beli USB wi-fi adaptor dan colokin di router dan kasih setingan sebagai AP dengan setingan

IP : 192.168.2.1
SM : 255.255.255.0

getway dan dns juga aku kosongin, terus buat client aku buat setingan

IP : 192.168.2.2
SM : 255.255.255.o
Getway : 192.168.1.1
DNS : xxx.xxx.xxx.xxx
DNS2 : xxx.xxx.xxx.xxx

DNS aku samain dengan yang ada di server internet lan card

konek dech internet di notebook aq tanpa harus beli akses point yang mahal

dan ini bisa untuk 20 an notebook

Tips nge-gaet cowok Pisces (*like Me) :

----------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------



1.Untuk nge-date yang pertama, kamu aja yang mutusin pengen ajak dia ke mana. Cowok zodiak Pisces suka musik dan cewek yang berprinsip. Doi juga bakal nurutin apa yang kamu suruh dia lakukan. Doi anaknya tuh tipe-tipe yang menyenangkan dan biasa kasih dukungan ke teman-temannya.

2.Cowok Zodiak Pisces umumnya romantis tapi doi nggak suka bikin keputusan yang besar-besar. Doi juga nggak berapa pinter dalam hal megang duit, jadi kamu yang harus jadi contoh buat dia. Sangking tololnya, doi mau mau aja kasih cek ke kamu atau
dompetnya kamu pegang.

3.Doi suka kalo cewek bisa romantis dan suka candlelight dinner dialunin sama musik yang lembut. Cowok Pisces tipe-tipe yang demen masak dan doi seneng kalo bisa nunjukin kemahiran masaknya ke kamu. Doi selalu tampil dengan pakaian rapih dan nggak bakalan pernah malu-maluin kamu di depan umum dech! Kalo cowok Zodiak Pisces dah menemukan pasangan yang ideal buatnya, dia akan sayang sama orang itu dan cintanya nggak gampang padam.

-Marteen-

Friday, November 25, 2011

Karakter Pria Zodiak Pisces



1.Cowok Pisces adalah tipe pemikir dan dapat melakukan banyak hal dengan baik pada pekerjaanya, dan umumny selalu sukses.

2.Cowok Zodiak Pisces memiliki kemampuan untuk mengenali pikiran anda dan dapat mengatakan kepada anda apa yang sedang anda pikirkan. Ia hampir dapat mengingat semua kemarahan dan cintanya.

3.Ia bukanlah orang yang sangat ambisius dan tidak terlalu mementingkan posisinya di dalam masyarakat. Kekayaan bukanlah tujuan utamanya, karena ia bukanlah orang yang rakus, dan ia juga berpikir bahwa uang tidaklah abadi.

3.Cowok Pisces tidak pernah meremehkan orang lain. Ia suka berpikir bahwa ia hidup di dunia yang indah dan dikelilingi oleh orang baik, maka jika ia mengetahui bahwa dunianya kejam dan tidak seperti apa yang diharapkannya, ia akan hidup di dunianya sendiri.

4.Cowok Zodiak Pisces dapat menggoda anda dan membuatnya hanya seperti sedang bercanda saja. Bahkan ketika ia sedih, ia masih mempertahankan wajahnya yang lucu, maka sangat susah untuk melihat apakah ia marah atau sedang depresi.

5.Ia suka menyembunyikan perasaannya dan menolong orang lain, terutama mereka yang membutuhkan teman, atau sedang kesepian. Ia dapat menjadi semua yang anda inginkan, dan juga semua yang tidak anda inginkan.

6.Ia dapat menjadi bahagia dan merasa puas dengan apa yang dia punya. Apa yang dia anggap penting bukanlah "Cinta", melainkan status dan stabilitas yang kuat. Ia memiliki banyak cinta untuk anda. (*Marteen like this)

7.Cowok Pisces adalah orang yang pandai berbicara, sekaligus pendengar yang baik. Ketika bersama anda, ia ingin bahagia. Ia mengerti keadaan emosional pasangannya. (*Marteen like this)

8.Secret admirer / Pemuja rahasia - 507 (*Marteen like this)

Note :

1. CANCER
Ramalan pada zodiak ini memiliki jodoh dengan pria yang memiliki bintang CAPRICORN, PISCES, atau SCORPIO.

2. LEO
Ramalan pada zodiak ini memiliki jodoh dengan pria yang memiliki bintang PISCES, TAURUS, atau CAPRICORN.

Karakter Pria Zodiak Pisces

1. Cowok Pisces adalah tipe pemikir dan dapat melakukan banyak hal dengan baik pada pekerjaanya, dan umumny selalu sukses.

Tuesday, November 22, 2011

Skripsi

Finally, done . . .



Five people involved :



(Huhhhhhh . . . . )

Tuesday, November 1, 2011

VIRUS FUTSAL COMMUNITY

Four years already we play together as a team . . .



(2007)



(2008)



(2009)



(2010)



(2011)




But NOW, GRADUATION. . .


- Marteen VIrus FC -

Sunday, March 20, 2011

Instalasi Jaringan Warnet



Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.
—– more —–
Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:




Persiapan Hardware & Software
Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :
MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
Ram : 1 Ghz
Harddisk : 160 GB
NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
Drive : DVD / CD Writer
Spesifikasi lain : Optional
b. Software :
Windows XP SP2
Bandwith Controller / Manager
Billing System, dll
Anti Virus
Firewall
Anti Spyware, Malware, Adware
2. PC Client
a. Hardware :
MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
Ram : 512 MB
Harddisk : 40 Ghz
VGA Card : Optional untuk Game
b. Software :
Windows XP SP2
Browsing Tools :
1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera
Chatting Tools :
1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ
Game Online, Example:
1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb
Adobe Reader (Free)
WinZip
WinRar
Anti Virus (AVG Free Recommended)
Winamp (Free)
ACD See (Optional)
Microsoft Office (Optional)
Billing System, dsb
Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.
3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC
Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang
ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi
kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau
jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan
Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini
biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa
dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM
300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.
Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .
Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System



b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan
nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor
Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer,
nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup
harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.



c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID


dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
I. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.



II. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.




III. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.



IV. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.
2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now



c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben
succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga
berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan
mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.



Internet Connection Sharing (ICS)


Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan
pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.



2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this
computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.



4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support
terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).



Network Setup


Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).





2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet
untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.



3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan
untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.



4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan
Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).



5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu
saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.



6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.



7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.



Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan
barunya.



9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis
reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.





Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.
Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan
koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.


Mar'Teen Ceep'Toe

Saturday, February 26, 2011

Lionel Andrés "Leo" Messi




Lionel Andrés "Leo" Messi[3] (Spanish pronunciation: [ljoˈnel anˈdɾes ˈmesi]; born 24 June 1987) is an Argentine footballer who currently plays for FC Barcelona and the Argentina national team as a forward or winger. He also holds Spanish citizenship, which makes him eligible as a EU player. Considered one of the best football players of his generation[4][5][6] and frequently cited as the world's best contemporary player,[7] Messi received several Ballon d'Or and FIFA World Player of the Year nominations by the age of 21 and won both by the age of 22.[7][8][9][10] He also won the 2010 FIFA Ballon d'Or at the age of 23.[11] His playing style and ability have drawn comparisons to Diego Maradona, who himself declared Messi his "successor".[12][13]
Messi began playing football at a young age and his potential was quickly identified by Barcelona. He left Rosario-based Newell's Old Boys's youth team in 2000 and moved with his family to Europe, as Barcelona offered treatment for his growth hormone deficiency. Making his debut in the 2004–05 season, he broke his team record for the youngest footballer to score a league goal. Major honours soon followed as Barcelona won La Liga in Messi's debut season, and won a double of the league and Champions League in 2006. His breakthrough season was in the 2006–07 season; he became a first team regular, scoring a hat-trick in El Clásico and finishing with 14 goals in 26 league games. Messi then had the most successful season of his playing career, the 2008–09 season, in which he scored 38 goals to play an integral part in a treble-winning campaign. This record breaking season was then eclipsed in the following 2009–10 campaign, where Messi scored 47 goals in all competitions, equalling Ronaldo's record total for Barcelona.
Messi was the top scorer of the 2005 FIFA World Youth Championship with six goals, including two in the final game. Shortly thereafter, he became an established member of Argentina's senior international team. In 2006, he became the youngest Argentine to play in the FIFA World Cup and he won a runners-up medal at the Copa América tournament the following year. In 2008, in Beijing, he won his first international honour, an Olympic gold medal, with the Argentina Olympic football team.
Messi was born on 24 June 1987 at the Hospital Italiano Garibaldi in Rosario, Santa Fe, to parents Jorge Horacio Messi (born 1958), a factory worker, and Celia María Cuccittini, a part-time cleaner.[14][15][16][17] His paternal family originates from the Italian city of Ancona, from which his ancestor, Angelo Messi, emigrated to Argentina in 1883.[18][19] He has two older brothers named Rodrigo and Matías as well as a sister named María Sol.[20] At the age of five, Messi started playing football for Grandoli, a local club coached by his father Jorge.[21] In 1995, Messi switched to Newell's Old Boys who were based in his home city Rosario.[21] At the age of 11, he was diagnosed with a growth hormone deficiency.[22] Primera División club River Plate showed interest in Messi's progress, but did not have enough money to pay for treatment for his condition as it cost $900 a month.[17] Carles Rexach, the sporting director of FC Barcelona, had been made aware of his talent as Messi had relatives in Lleida, Catalonia, and Messi and his father were able to arrange a trial.[17] Barcelona signed him after watching him play,[23] offering to pay for the medical bills if he was willing to move to Spain.[21] His family moved to Europe and he started in the club's youth teams.[23] He has two cousins also involved in football; Maxi and Emanuel Biancucchi
International career

In June 2004, he debuted for Argentina, playing in an under-20 friendly match against Paraguay.[135] In 2005 he was part of a team that won the 2005 FIFA World Youth Championship in the Netherlands. There, he won the Golden Ball and the Golden Shoe,[136] scoring in the last four of Argentina's matches and netting a total of six for the tournament.
He made his full international debut on 17 August 2005 against Hungary at the age of 18. He was substituted on during the 63rd minute, but was sent off on the 65th minute because the referee, Markus Merk, found he had headbutted defender Vilmos Vanczák, who was tugging Messi's shirt. The decision was contentious and Maradona even claimed the decision was pre-meditated.[137][138] Messi returned to the team on 3 September in Argentina's 1–0 World Cup qualifier away defeat to Paraguay. Ahead of the match he had said "This is a re-debut. The first one was a bit short."[139] He then started his first game for Argentina against Peru; after the match Pekerman described Messi as "a jewel".[140]
On 28 March 2009, in a World Cup Qualifier against Venezuela, Messi wore the number 10 jersey for the first time with Argentina. This match was the first official match for Diego Maradona as the Argentina manager. Argentina won the match 4–0 with Messi opening the scoring.[141]
On 17 November 2010, Messi scored a last-minute goal against South American rivals Brazil after an individual effort to help his team to a 1–0 win in the friendly match, which was held in Doha. This was the first time that he had scored against Brazil at senior level.

Kobe Bean Bryant




Kobe Bean Bryant (born August 23, 1978) is an American professional basketball player who plays shooting guard for the Los Angeles Lakers of the National Basketball Association (NBA). Bryant enjoyed a successful high school basketball career at Lower Merion High School, where he was recognized as the top high school basketball player in the country.[1] He decided to declare his eligibility for the NBA Draft upon graduation, and was selected with the 13th overall pick in the 1996 NBA Draft by the Charlotte Hornets, then traded to the Los Angeles Lakers. As a rookie, Bryant earned himself a reputation as a high-flyer and a fan favorite by winning the 1997 Slam Dunk Contest.
Bryant and Shaquille O'Neal led the Lakers to three consecutive NBA championships from 2000 to 2002. A heated feud between the duo and a loss in the 2004 NBA Finals led to O'Neal's departure following the 2003–04 season. In 2003, Bryant was accused of sexual assault after having sex with a hotel employee in Edwards, Colorado. In September 2004, prosecutors dropped the case after his accuser refused to testify,[2] and Bryant had to rebuild his image while becoming the cornerstone of the Lakers. He led the NBA in scoring during the 2005–06 and 2006–07 seasons, setting numerous scoring records in the process.[3] In 2006, Bryant scored a career-high 81 points against the Toronto Raptors, the second most points scored in a single game in NBA history,[4] second only to Wilt Chamberlain's 100 point performance.[4] In the 2007–08 season, he was awarded the regular season's Most Valuable Player Award (MVP).[5] After losing in the 2008 NBA Finals, Bryant led the Lakers to two consecutive championships in 2009 and 2010 and was named NBA Finals MVP on both occasions.[6]
Bryant currently ranks fourth and eight on the league's post-season scoring and all-time scoring lists, respectively. He is also the all-time leading scorer in Lakers franchise history. Since his second year in the league, Bryant has started in every NBA All-Star Game that has been held with thirteen All-Star appearances, winning the All-Star MVP Award four times (2002, 2007, 2009, and 2011). He is a twelve-time member of the All-NBA team and ten-time All-Defensive team, and is the youngest player ever to receive defensive honors. At the 2008 Olympics, he won a gold medal as a member of the USA national team.[7] In 2009, Sporting News and TNT named Bryant the NBA player of the 2000s decade.
First three seasons (1996–99)
During his rookie season, Bryant mostly came off the bench behind guards Eddie Jones and Nick Van Exel.[33] At the time he became the youngest player ever to play in an NBA game (a record since broken by Jermaine O'Neal and Andrew Bynum), and also became the youngest NBA starter ever.[34] Initially, Bryant played limited minutes, but as the season continued, he began to see some more playing time. By the end of the season, he averaged 15.5 minutes a game. During the All-Star weekend, Bryant was the winner of the 1997 Slam Dunk Contest, becoming the youngest player to be named the slam dunk champion at the age of 18.[35] Bryant's performance throughout the year earned him a spot on the NBA All Rookie second team with fellow bench teammate Travis Knight.[36] His final minutes of the season ended in disaster when he shot 3 air balls at crucial times in the game.[21] He missed the first shot to win the game in the 4th quarter and 2 three-pointers to tie the game in the last minute of overtime. With that the Utah Jazz ended the playoffs for the Lakers in the second round. Shaquille O'Neal commented years later that "[Bryant] was the only guy who had the guts at the time to take shots like that."[37][38]
In Bryant's second season, he received more playing time and began to show more of his abilities as a talented young guard. As a result Bryant's point averages more than doubled from 7.6 to 15.4 points per game.[39] Bryant would see an increase in minutes when the Lakers "played small", which would feature Bryant playing small forward along side the guards he'd usually back up.[40] Bryant was the runner-up for the NBA's Sixth Man of the Year Award,[41] and through fan voting, he also became the youngest NBA All-Star starter in NBA history.[42] He was joined by fellow team mates Shaquille O'Neal, Nick Van Exel, and Eddie Jones, making it the first time since 1983 that four players on the same team were selected to play in the same All-Star Game. Bryant's 15.4 points per game was the highest of any non-starter in the season.[43]
The 1998–99 season marked Bryant's emergence as a premiere guard in the league. With starting guards Nick Van Exel and Eddie Jones traded, Bryant started every game for the lockout-shortened 50 game season. During the season, Bryant signed a 6-year contract extension worth $70 million.[43] This kept him with the Lakers till the end of the 2003–04 season. Even at an early stage of his career sportswriters were comparing his skills to that of Michael Jordan and Magic Johnson.[32][44][45] The playoff results, however, were no better, as the Lakers were swept by the San Antonio Spurs in the Western Conference semi-finals.

Sunday, January 23, 2011